This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label About Korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Korea. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Mei 2012

Kisah Legendaris Pulau Odongdo


Pulau Odongdo ini dipadati pohon Paulownia pada zaman dulu. Sehingga, banyak burung merak datang di pulau itu untuk memakan buah dari pohon Odong atau paulownia. 
Burung merak biasanya dianggap sebagai mahluk ajaib dan masyarakat zaman dahulu percaya bahwa di tempat yang dikunjungi burung itu, raja baru akan dilahirkan. Sebab itu, raja Gongmin di kerajaan Goryeo memerintahkan untuk menebang semua pohon Paulownia di pulau Odong itu agar burung merak tidak datang lagi ke pulau itu. Setelah kerajaan Goryeo diruntuhkan oleh Lee Seong-gea, lalu kerajaan Joseon didirikan olehnya. 
Di pulau itu, ada sepasang suami istri yang diasingkan dan hidup dengan menangkap ikan. Pada suatu hari, seorang pencuri memasuki rumah mereka dan waktu itu si istri saja berada di dalam rumah, karena suaminya telah pergi bekerja. Si istri melarikan diri dari rumahnya untuk menghindari pemerkosaan penjahat tapi dia tidak bisa meloloskan diri dari penjahat itu. Akhirnya, dia melakukan bunuh diri dari jurang ngarai yang berlokasi di bagian tenggara. Menjelang matahari terbenam, si suami sedang pulang kerja dan dia menemukan jenazah istrinya di tepi laut. Dengan sedih hati, si suami memakamkan istrinya di atas puncak pulau itu. 

Sesudah beberapa waktu berlalu, setiap musim dingin di sekitar kuburan si istri itu tumbuh pohon camelia dan pohon bambu yang melambangkan kesetiaan. Sejak itu, pulau Odongdo itu dipadati pohon camelia. Bunga camelia berwarna merah seperti darah dapat berkembang dalam salju, jadi disebut juga sebagai Yesimhwa, artinya hati wanita yang mengisyaratkan kesetiaan si istri dalam kisah legendaris pulau Odong itu.


Infromasi Wisata
Pulau Odong itu disebut juga sebagai Jukdo yang bermakna, pulau Bambu, karena ada banyak pohon bambu. Menurut catatan sejarah, bambu yang ditumbuh di pulau Odong itu sangat kuat, sehingga dipakai untuk membuat mata panah pada perang Imjinweoran yang melawan tentara Jepang di zaman kerajaan Joseon. Disamping itu, pulau itu memiliki nama julukan lain seperti Dongbaekseom atau pulau Dongbaek dan pulau bunga di laut.

Sejak tahun 1996, sebuah kereta api wisata yang bernama DongbaekYeolcha dioperasikan dan pada tahun 1998 Taman bunga Dodongdo dibuka. Pulau yang indah itu sedang ramai dikunjungi oleh pengunjung Expo 2012 itu juga.



Source : kbs world

Apa itu Kakao Talk?



Berita Korea ::: InformasiKorea - Apa itu Kakao Talk? ::: Komunitas Korea : AJ97DX68.jpg


Penasaran dengan Kakao Talk? pernah sekali anggota Super Junior mengupload foto handphone-nya yang penuh dengan pesan dalam aplikasi Kakao Talk, aplikasi ini adalah layanan messenger terbaru dari Korea Selatan.Di antara ratusan layanan messenger yang tersedia saat ini, satu aplikasi khususnya yang menyebabkan cukup sedikit obrolan saat ini dengan lebih dari 42 juta pengguna di seluruh dunia dan 12 kemampuan bahasa.


Naik kereta bawah tanah di Korea, kita dapat melihat aplikasi Kakao Talk di hampir setiap smartphone.

Ini menjadi sangat populer sehingga itu menjadi kata kerja sendiri. Bukannya "Call me" atau "Text me", orang sekarang berkata "Ka-talk me".

Aplikasi gratis yang popularitasnya untuk beragam orang dan mudah menggunakan set fiturnya.

Obrolan yang sangat menyenangkan bahwa Anda ingin menyimpan atau mengirim? Anda dapat mengekspor chatting ke email Anda.

Apakah teman-teman anda suka melihat chatting kalian? Anda dapat menyimpan chatting Anda pribadi dengan mengunci aplikasi dengan kode sandi.

Anda dapat melakukan satu per satu obrolan atau chatting berkelompok. Mengirim foto, video, dan mengatur latar belakang kustom semua super sederhana.

Anda bahkan tidak perlu melakukan usaha ekstra untuk "menambahkan" teman Anda di Kakao, mereka dapat secara otomatis ditambahkan melalui nomor mereka di direktori ponsel Anda.

Kakao Talk meerubah bagaimana merek dan konsumen menggunakan ponsel mereka. Fitur "Plus-Friend"  memberikan konten pengguna dan manfaat, seperti kupon diskon, ketika mereka menambahkan merek favorit mereka. Perusahaan asing dan lokal seperti Uniqlo, Kia Motors dan McDonald semua memiliki account Kakao.


Source : beritakorea

Selasa, 08 Mei 2012

Restoran Terindah di Korea Selatan Restoran Terindah di Korea Selatan

Restoran Terindah di Korea Selatan
Restoran Unamjeong yang terletak di provinsi Gangwon terkenal karena memiliki satu menu andalan yaitu sup buntut termahal di Korea. Semangkok sup buntut dapat anda nikmati dengan mengeluarkan biaya ₩ 47.000 atau sekitar 400.000 rupiah.
Tetapi ada alasan lain mengapa restoran ini sangat terkenal. Ya, restoran ini adalah tempat makan terindah yang dapat anda temukan di negara ini.

Restoran Terindah di Korea Selatan
Bagian favorit adalah mengintip ke luar dari gerbang kayu. Sekilas kesan pertamanya adalah ajaib – komposisi indah pagoda dicat, jalur batu dan tamannya yang terawat.
Kadang-kadang, Anda akan melihat pegawai restoran berpakaian hanbok menyapu jalan atau membawa pot kecil dari satu ruang ke yang lain. Tapi mereka tidak akan membalas perhatian anda, seakan menambah perasaan menawan kembali pada waktu lampau.

Di musim panas papan baduk diletakkan di pusat dari salah satu pagoda, dengan mangkuk batu ditempatkan dengan rapi di kedua sisinya, siap untuk bermain. Puluhan guci, penuh dengan gochujang buatan sendiri, doenjang dan berbagai anggur berdiri di luar dapur.

Restoran Terindah di Korea Selatan

 

Latar Belakang

Delapan-struktur Hanok restoran, terletak di tepi danau sebuah lokasi resort, secara harfiah deskripsi lokasi sama persis dengan seri buku komik yang paling terkenal Korea, “Gourmet” (식객).

Restoran Terindah di Korea Selatan 
Kompleks seluas 4.270 meter persegi awalnya sebagai set untuk drama di tahun 2008 yang nama dan ceritanya berdasarkan seri komik tersebut.
Dalam komik, Unamjeong adalah nama restoran Korea yang paling terkenal, yang dijalankan oleh sebuah keluarga keturunan dari koki kerajaan terakhir dari Dinasti Joseon. Setelah digunakan sebagai latar bagi drama, kompleks itu direnovasi menjadi sebuah restoran untuk umum dan dibuka tahun 2009 serta masih menggunakan nama fiksi pada komiknya.

Menu Pilihan

Inspirasi untuk semua hidangan adalah masakan istana “ditafsirkan kembali secara modern,” kata anggota staf Cho Sang-sub.

Restoran Terindah di Korea SelatanRestoran Terindah di Korea Selatan

Menu restoran berubah setiap dua bulan, dan menu yang ada saat itu adalah “Unequaled Jeollanamdo Set Meal” (천하 일품 남도 반상), yang menampilkan “Royal Court Style Salad,” bayi gurita cincang, skate difermentasi dan irisan daging babi dikukus, belut rebus, daging sapi mentah diiris dengan rebung dan kepiting mentah dengan kecap dengan harga ₩ 80.000 per orang.

Dan bagaiman dengan sup buntut yang mahal tersebut?

Restoran Terindah di Korea Selatan 
“Saya sangat skeptis bahwa sup pun akan bernilai sebanding dengan harganya,” kata Jae-min Lee, seorang penulis makanan. ”Tapi ketika saya mencoba saya terkejut – rasanya yang mendalam dan mengagumkan. Meskipun aku masih tidak yakin bahwa harga tersebut sesuai dengan rasa masakannya. “
Source : artiskorea

Legenda Hwalcheonni

Di desa Hwalcheonni, kecamatan Duseo, kabupaten Wulju, kota Wulsan tinggallah sepasang suami istri bersama dengan ayah mertu dan seorang anak bayi. Setiap hari, sang suami pergi mencari kayu ke hutan dan sang istri pergi berladang dengan menitip anaknya kepada ayah mertua. Pada suatu hari dalam musim dingin, sang istri menyediakan alat penghangat dan minuman keras untuk ayah mertuanya dalam kamar. 
Setelah suami istri itu pergi bekerja masing-masing, sang ayah mertua meminum minuman keras yang disediakan menantunya, lalu tertidur dalam keadaan mabuk. Ketika terbangun karena tercium bau buruk, dia nampaknya melihat cucunya mati terbakar oleh api dari alat penghangat di dalam kamar. Sang kakek terkejut dan merasa bingung apa yang dilakukannya. Pada waktu itu terdengar menantunya pulang, jadi dia pura-pura tidur. Sang menantu yang menyaksikan kematian anaknya kaget dan hampir pingsan. Tapi, ia tidak mau ayah mertuanya sakit hati karena kejadian itu, sehingga ia membawa bayinya ke bukit dan menguburnya.
 Pada malam hari, sang suami pulang dan sang istri memberitahu kematian bayinya dengan mengatakan mereka dapat memiliki bayi lagi, karena masih muda tapi tidak boleh ayah mertuanya jatuh sakit gara-gara kematian cucunya. Dia sangat tersentuh dengan perhatian istri terhadap ayahnya sehingga dia menundukkan kepalanya kepada istrinya. Sejak itu, sang suami menundukkan kepala kepada istrinya setiap saat pergi dan pulang. Perbuatan sang suami itu menjadi ejekan dari warga penduduk sedesa yang tidak tahu alasannya. 

Suatu hari, seorang inspektur dari kerajaan bertugas untuk menginspeksi daerahnya. Dia juga mendengar tentang perbuatan sang suami itu dan ingin mengetahui alasannya. Sebab itu, dia meminta suami istri itu untuk menginap di rumah mereka. Selama bermalam semalam, inspektur sempat mendengarkan cerita tentang kematian bayi dari sang suami. Inspektur kaget dan tersentuh karena pasangan itu sangat berbakti kepada orang tua. 
Setelah pulang ke istana, dia memberitahukan peristiwa itu kepada raja. Raja memuji pasangan suami istri itu dan memberikan mereka hadiah dan membangun sebuah pintu umbul-umbul di muka desanya serta batu nisan untuk memperingati kesetiaan dan kebaktian suami istri.

Infromasi Wisata
Nama desa Hwalcheonni bermakna, 'kali yang menghidupkan.' Seperti arti itu, desa Hwalcheonni menjadi satu tempat yang menghidupkan atau menyelamatkan nyawa seorang ayah mertua.

Batu nisan peringatan kebaktian pasangan tersebut dapat disaksikan di desa Hwalcheonni itu dan mengingatkan generasi muda untuk menghormati dan berbakti kepada orang yang tua.




Source : Kbs world

Film I'AM Dokumenter Penuh Sejarah dari Artis SM


Melihat beberapa bintang Kpop dari agensi SM Entertaiment, mungkin kita sempat bertanya-tanya atau setidaknya membayangkan bagaimana jika kita seperti Leeteuk Super Junior, bagian dari anggota SNSD atau seperti BoA yang memiliki suara indah dan bagus. Bagaimana bisa menjadi seperti mereka?

Bergabung dengan agensi besar, meiliki koneksi dengan label rekaman atau menghabiskan modal jutaan rupiah mungkin bisa instan langsung jadi dan bergaya dipanggung seperti bintang Kpop. Namun bukan seperti itu yang terjadi pada bintang idola Korea.

Setidaknya mereka menghabiskan sebagian waktunya bertahun-tahun dalam pelatihan untuk bisa berdiri dan tenar seperti sekarang. Mereka meredam bergaul dengan teman, mengikis hura-hura di usia remajanya dan langsung pergi latihan setelah pulang sekolah. Dan jika mereka berasal dari luar Seoul yang jadi pusat agensi-agensi pelatihan, mereka harus merelakan jauh dari orang tua demi pelatihan meskipun mereka masih duduk di bangku kelas 5 SD! dan itu memang kenyataan yang terjadi pada orang Korea yang ingin sukses menjadi bintang Idola.

Salah satu perusahan besar Agensi hiburan Korea S.M. Entertainment telah membuat sebuah film dokumenter - berjudul "I'AM" dengan mengabadikan sebuah pertunjukan artis mereka di Madison Square Garden New York tahun lalu, serta menghubungkan peristiwa-peristiwa penting saat seorang bintang Idola bejuang dengan air mata dan keringat mereka untuk menuju puncak kesuksesan.

Menampilkan 32 bintang S.M. termasuk anggota boyband legendaris H.O.T. Kang Ta, BoA , serta top girlband/boybanf seperti Girls Generation, Super Junior, SHINee, TVXQ dan f (x) nampaknya mereka tidak harus melakukan banyak pekerjaan tambahan untuk film "I'AM", karena ini murni hasil kerja perusahaan SM dengan potongan versi cinematically diedit dari arsip rekaman video selama 16 tahun dari mulai pelatihan calon bintang sampai pertunjukan live mereka.

Saat keterangan pers SM meluncurkan sebuah trailer berdurasi tujuh menit dimana menampilkan moment menarik masa pelatihan artis seperti perkenalan Seohyun yang masih gemuk dan polos, Sung Min SUJU yang berjuang keras latihan vokal sampai dimarahi oleh pelatihnya,  Sulli (fx) yang terlihat masih muda dan canggung.

Ketika menyaksikan cuplikan dirinya saat masih jadi calon peserta latihan, Sulli mengatakan "Oh, jadi ini gunanya kenapa mereka (SM) merekam saat hai-hari pelatihan"

Dia melanjutkan "Saya dari Busan, waktu itu saya harus hidup jauh dari orang sejak saya masih anak kelas lima, Saya sangat sering merindukan orang tua saya. Saat itu saya merasa menyesali keputusan tersebut"

Menurut perwakilan SM, Direktur Choi Jin Seong, film ini seperti drama Inggris tahun 2000 berjudul "Billy Elliot" dimana menceritakan seorang anak umur 11 tahun yang bercita-cita ingin menjadi seorang penari balet.

Choi Jin Seong mengatakan "Film ini tentang mengejar sebuah impian,  sama seperti Billy yang berjuang mengatasi segala rintangan untuk jadi seorang dancer. Saya ingin mengeksplorasi bagaimana 32 orang berhasil melewati 7 sampai 8 tahun pelatihan, yang setara dengan 43.800 jam, hanya untuk menjadi seperti yang mereka inginkan. Puncaknya, tentu saja konser di Madison Square Garden New York, yang telah menjadi tempat impian bagi sebagian besar idola seperti yang ditampilkan dalam film. Intinya Film ini tentang perkembangan dan pertumbuhan karir "

Di antara 32 bintang SM tersebut, yang tertua adalah Kang Ta dari boyband pertama SM HOT atau High-five Of Teenagers (Heejoon , Woohyuk, Tony An, Kangta dan Jaewon) yang sekarang dianggap sebagai pelopor dari grup K-pop pentolan SM, mereka memulai debut pada tahun 1996 dan dibubarkan pada tahun 2001.

Kang berbagi hari-hari awal bersama S.M. sebelum debut resmi bersama HOT sekitar tahun 1990-an. Dia  menuturkan:

"Pada saat saya masuk jadi peserta latihan, saat itu hanya ada empat anggota staf di SM, termasuk CEO Lee Soo Man Kami belum punya banyak peralatan, dilatih di rumah kecil yang terletak di daerah perumahan di kabupaten Songpa Seoul.

Saat itu tidak ada cermin, jadi kami harus menggunakan kaca jendela rumah pada malam hari untuk memeriksa gerakan tarian. Makanan yang paling mahal yang diizinkan saat itu adalah jajangmyeon (makanan Korea-Cina berupa mie kacang hitam). Saat itu teman saya, Tony membeli beras Japchae dan mendapat hukuman selama dua hari. Pada saat itu, Tony bahkan tidak bisa membayangkan akan tampil di Madison Square Garden"

Para bintang S.M. memulai tur dunia mereka yang terkenal pada bulan Agustus 2010, dilakukan pada tujuh tempat terkenal, seperti Zenith de Paris dan Tokyo Dome. Tour diakhiri di New York dimana konser besar digelar di tempat elite Madison Square Garden.

Yunho TVXQ mengatakan "Ketika saya pertama kali tampil di panggung Madison Square Garden, hal pertama yang saya lakukan adalah melihat kaki saya, Saya sudah menjadi penggemar berat Michael Jackson, dan itu moment luar biasa ketika bisa berdiri di panggung di mana Jackson juga dulu melakukannya. Dan itu lebih bermakna karena saya tampil dengan rekan satu label pada saat yang sama."

Anggota SNSD Sooyoung juga menambahkan " Saya baru melihat beberapa bagian dari film, dan itu mengingatkan saya ketika masih muda sebagai peserta pelatihan yang saya sendiri sudah banyak lupa sebagian. Saya yakin film ini akan jadi pelajaran beharga untuk para penggemar, dan juga karunia besar untuk saya"

CJ Entertainment, akan menayangkan film "I'AM" ini di bioskop lokal pada 10 Mei 2012. Film ini juga akan dirilis di luar negeri, meskipun tanggal tayangnya belum diumumkan, namun pasti akan disuguhkan untuk penggemar Internasional.

Source : heraldm.com

Minggu, 06 Mei 2012

( Sejarah ) Choi Seung-ro Yang Menegakkan Ideologi Politik Goryeo


  

Desainer Untuk Era

Walaupun sejarah berjalan seperti ombak besar yang tidak diatasi oleh seseorang, kadang-kadang arusnya dapat berubah, karena ada seseorang yang istimewa. Seseorang yang istimewa itu berarti tokoh yang membangun negara baru seperti halnya Jeong Do-jeon pada akhir Goryeo dan awal kerajaan Joseon atau Kim Ok-gyun pada era berlangsungnya proses Barat. Pada era kerajaan Goryeo, Choi Seung-ro menegakkan sistem negara dan menstabilkan kekuasaan raja.

Dari Orang Shilla Ke Orang Goryeo

Choi Seung-ro lahir pada tahun 927 di Shilla sebagai putra dari bangsawan Shilla bernama Choi Eun-ham. Kisah kelahirannya terdapat di dalam buku sejarah 'Samguk Yusa.'

Choi Eun-ham yang melahirkan putra sejak absen beberapa tahun setelah pernikahan melarikan diri dari serangan pasukan Baekje ke kuil Jungsaeng dengan membawa putranya saat kota Gyeongju menjadi kacau balau setelah raja wafat akibat serangan Baekje. Dia berdoa agar menjaga bayinya setelah menyembunyikan bayinya di belakang patung Bodhisattva. Setelah pasukan Baekje mundur, Choi Eun-ham mengunjungi kuil Jungsaeng, dan baru menemukan bayinya yang tetap sehat dan berbau susu walaupun 15 hari telah berlalu. Bayi itu tiada lain adalah Choi Seung-ro.

Demikianlah, Choi Seung-ro yang lahir pada era kekacauan menjadi orang Goryeo saat dia berusia 10 tahun, karena dia menuju bersama ayahnya ke Songak, Goryeo. Choi Seung-ro yang berbakat tinggi di bidang ilmu sejak masih kecil mendapat pujian dari raja Taejo, yaitu pendiri Goryeo dengan menghafal Kitab Analek Cina -Kong Fu Cu, sehingga dia mendapat hadiah dan juga menjadi siswa dari institut umum yang biasa diperbolehkan kepada para sarjana. Demikianlah Choi Seung-ro tumbuh dengan mendapat antisipasi tinggi dan akhirnya kemampuannya cukup cemerlang setelah dia bertemu dengan raja ke-6 dari Goryeo, Seongjong.



Menegakkan Landasan Ideologi Politik Goryeo

Sebenarnya, Choi Seung-ro tidak sempat menunjukkan kemampuannya saat dia masih muda, namun dia muncul sebagai pusat politik kerajaan Goryeo saat dia berusia lebih 50 tahun.

Raja ke-4 dari Garyeo, Gwangjong berupaya untuk melemahkan kekuasaan pemimpin lokal lewat berbagai kebijakan reformasi. Namun, penerusnya raja Gyeongjong wafat dalam 6 tahun setelah naik tahta, sehingga kerajaan Goryeo mengalami kekacauan yang cukup parah. Raja Seongjong yang baru naik tahta pada masa kekacauan memutuskan untuk menegakkan ketertiban politik. Akhrnya, dia menyuruh bawahannya untuk mengajukan anjuran yang dapat dituntaskan denga cepat.

Dengan demikian, Choi Seung-ro menganjurkan berbagai usul seperti memperbaiki sistem militer, mencegah acara agama Buddha yang berlebihan, mengontrol perdagangan, menegakkan sistem status sosial, dll. Pada waktu itu, Choi Seung-ro berusia 56 tahun, maka pengetahuan dan pengalamannya mencapai puncaknya. Akhirnya, raja Seongjong mengangkatnya sebagai asisten raja dan kerajaan Goryeo semakin menjadi stabil dengan mengatasi tantangan dengan pemimpin daerah.


Mewujudkan Tekad Untuk Reformasi

Pada tahun 988, Choi Seung-ro yang diangkat sebagai perdana menteri memohon kepada raja agar dia akan mengundurkan diri dari jabatannya. Namun, raja Seongjong tidak dapat mengizinkan Choi Seung-ro untuk mundur dari jabatannya. Namun, satu tahun kemudian, Choi Seung-ro meninggal dunia dalam usia 63 tahun, serta raja Seongjong yang berduka menghadiahkan kain rami dan beras untuk upacara pemakaman. Selain itu, raja ke-7 dari Goryeo, Mokjong memakamkan Choi Seung-ro dalam kuburan raja Seongjong. Demikianlah, jasa Choi Seung-ro yang mengembangkan budaya Kong Fu Cu di dalam kerajaan Goryeo dan menegakkan kekuasaan raja Goryeo terasa cukup tinggi.




Source : KBS world/korean story

Rabu, 04 April 2012

Kkotbyeol

Instrumen gesek tradisional, Haegeum yang suka dimainkan oleh kaum badut sejak zaman kerajaan Goryeo itu memperkenalkan daya tarik dari instrumen gesek.
Haegeum ini memiliki hanya dua senar dan menghasilkan bunyi dengan cara menyentuh kedua senarnya dengan sebuah gesekan yang dibuat dari ekor kuda.

Biasanya, pemain memegang senar dan menekannya dengan tangan kiri untuk menciptakan nada yang berbeda-beda. Karena, nadanya dapat berubah sesuai dengan posisi dan kekuatan tangan kiri pemain, jadi tidak mudah menghasilkan bunyi bernada tepat. Akan tetapi, jika pemainnya sudah biasa dengan instrumen itu, dia dapat memainkannya dengan sangat lancar. Haegeum telah digemari oleh masyarakat, karena kemudahan dan kebebasan Haegeum yang dapat memenuhi permintaannya secara cepat.

Di kawasan Asia Timur juga, ada banyak alat musik yang menyerupai bentuk Haegeum. Tapi cara memainkannya berbeda dengan Haegeum. Kebanyakan alat itu menghasilkan nada dengan cara menekan senar seperti bermain biola, bukan dengan menarik senarnya. Sebab itu, instrumen-instrumen itu tidak dapat menghasilkan bunyi mendalam seperti Haegeum.

Kkotbyeol adalah salah seorang pemain Haegeum yang memahami permintaan masyarakat itu dengan segera. Dia belajar bermain Haegeum di Sekolah Menengah Gugak Nasional dan Pusat Seni Tradisional di Universitas Seni Korea.
Sejak masa kuliah, dia berpartisipasi dalam berbagai konser musik, termasuk 'Konser Unifikasi' dan menjadi terkenal sebagai pemain Haegeum.

Pada tingkat 2 masa kuliah, dia sempat mengikuti konser penyanyi Sori Kim Yong-u di Jepang sebagai pemain Haegeum. Waktu itu, dia mendapat perhatian besar dari seorang produser musik Jepang dan mulai melakukan aktivitas musiknya secara resmi di negeri Sakura. Dengan merilis album pertama yang menampilkan permainan bersifat liris seperti 'Bunga narcissus', 'Bunga kecil di dekat jalan rel', 'Bunga Edelweiss' dan 'Arirang', dia diperhatikan sebagai pemain Haegeum generasi berikut.

 Kkotbyeol sudah dikenal sebagai seorang pemain Haegeum yang berbakat dan berparas cantik. Sudah cukup lama waktu berlalu sejak debutnya dan musiknya juga mulai mengandung kedalaman dan kematangan kehidupan.

Tahun lalu, Kkotbyeol merilis album ke-5nya berjudul "Waktu Hutan" yang terdiri atas karya kreasi sendiri yang mencerminkan cerita-cerita unik.



Source : kbs world

Inilah 10 Takhayul Menarik Di Korea !




Takhayul adalah sesuatu kepercayaan terhadap hal-hal yang tidak rasional; yaitu tanpa adanya penjelasan atau bukti yang masuk akal.
Kebanyakan mengenai waktu termasuk akibat yang sangat spesifik, seperti  jika Anda melihat cermin pecah Anda akan mendapatkan tujuh tahun kesialan. Dan melanggar cermin adalah hal yang buruk terjadi, sehingga satu masuk akal.Juga berjalan di bawah tangga.

Disebahagian belahan dunia bahkan di dunia Barat yang sudah maju masih ada yang mempercayai takhayul. Sama halnya di Indonesia,adanya budaya yang beraneka ragam telah menimbulkan takhayu-takhayul yang masih kuat melekat dalam masyarakat kita ,  mungkin disetiap daerah memiliki takhayul yang sama atau berbeda, misalnya anak gadis jangan duduk didepan pintu karena nanti jadi perawan tua yang kalau dipikirkan secara nalar itu tidak masuk akal dan untuk logikanya , kalau kita duduk didepan pintu pasti kita akan menghalangi jalan masuk orang lain yang masuk dan keluar lewat pintu tersebut,lalu apa hubungannya dengan jadi perawan tua ?( *inisajamo)

Korea sendiri memiliki takhayul yang menarik. Dengan menunjuk ini keluar, saya tidak bermaksud untuk mengolok-olok budaya Korea, tetapi lebih melihat bagaimana kepercayaan rakyat tertentu telah mencerminkan kepercayaan budaya.

Jika anda naik lift di banyak hotel Seoul yang paling internasional, anda akan melihat panel tombol yang hilang adalah 4 dan 13.

 
Dan inilah 10 takhayul di Korea yang menarik
 
1. Jalan Deoksugung 

Beberapa pasangan mungkin tidak akan berjalan untuk pergi berjalan-jalan di sekitar dinding luar Deoksugung, istana di pusat kota Seoul di seberang Balai Kota dan Seoul Plaza. Pasangan yang melakukannya pasti akan putus.


Alasan untuk ini adalah bukan suatu legenda perkotaan, tetapi sebenarnya memiliki sejarah asal berakar kuat. Pengadilan Keluarga Seoul berada di ujung jalan, sehingga untuk bercerai, pasangan yang sudah menikah harus mengikuti jalan ini bersama-sama. 


2 .Hal yang harus dihindari sebelum ujian

- Hindari makanan licin, seperti sup rumput laut (미역국) atau mie, karena mereka akan melumasi otak dan materi yang telah
anda pelajari akan tergelincir keluar dari kepala anda. Sebaliknya, memilih makanan lengket, seperti kue beras ketan (찹쌀떡) atau gula-gula (엿).
 

- Tidak boleh mandi sebelum ujian, karena akan membersihkan pengetahuan, dan jika rambut Anda basah maka akan  sulit untuk mempertahankan pengetahuan.


3. Jangan Potong kuku di malam hari
 


Kalau potong kuku di malam hari, tikus akan memakan potongan kuku anda, dan mereka akan dapat berubah menjadi manusia, mengambil formulir , atau bahkan mencuri jiwa Anda. 


 4. Bersiul di malam hari

Dilarang bersiul di malam hari, serta memainkan suling pipa tradisional Korea yang disebut Piri (피리). Jika Anda melakukannya, Anda akan memanggil ular atau hantu.



5. Hari pindah

Di Korea ada takhayul yang berhubungan dengan waktu hari Anda pindah ke rumah baru. Akan ada roh-roh jahat mengikuti kita dari rumah lama ke rumah baru mereka.



Perusahaan yang menyediakan jasa pengangkutan barang untuk pindah  sering menyediakan kalender yang menunjukkan saat hari apa Anda bisa pindah tanpa roh ikut menumpang

Saat pindah, begitu selesai mengepak barang tidak usah membersihkan atau menyapu rumah lama. Hal ini diyakini bahwa dengan meninggalkan semua debu dan sampah  dan potongan kuku yang belum dimakan oleh tikus, Anda akan membuat roh berpikir bahwa Anda masih di tempa/rumah lama Anda. Dan pada saat penghuni baru masuk dan membersihkan, sudah terlambat untuk roh-roh untuk menemukan Anda.

Jika anda pindah saat turun hujan, itu berarti Anda akan menjadi kaya. 



6. Memberikan sepatu sebagai hadiah

Jangan memberikan sepatu sebagai hadiah kepada orang yang anda sayangi, karena itu berarti dia akan pergi dari Anda.

Sebuah tradisi yang menyertainya adalah bahwa jika Anda menerima sepatu sebagai hadiah, Anda harus membayar si pemberi hadiah sejumlah kecil uang seperti 10 atau 100 won, untuk memastikan bahwa anda tidak pergi/ lari dari dia.



7.  Orang dengan tahi lalat atau tanda keindahan di dekat mulut mereka
 
Jangan melekat pada seseorang dengan tahi lalat atau tanda keindahan di dekat mulut mereka.karena Orang dengan tanda seperti itu diyakini tidak setia.



8. Memberi makan ayam pada suami

바람 adalah kata Korea untuk "angin" dan memiliki tampaknya tidak ada hubungannya dengan godaan atau ketidaksetiaan. Nah, dalam kebanyakan bahasa lain; dalam bahasa Korea, 바람 berarti "angin" dan "perselingkuhan."

Karena hal ini menjadi alasan bahwa seorang istri tidak boleh memberi makan ayam atau burung bersayap lainnya pada suaminya . Karena suami nanti akan terbang / pergi.



 9. Tumbuh lebih tinggi

- Apakah Anda ingin anak Andatumbuh tinggi? Aturan pertama: jangan pernah melompati bayi Anda. Jika Anda melompati bayi Anda, ia tidak akan tumbuh.

- Jika Anda memotong rambut Anda pendek, Anda akan tumbuh lebih tinggi. 



10.  Menyentuh mata


Dikatakan bahwa jika Anda menyentuh mata setelah menyentuh ngengat atau kupu-kupu, Anda akan buta.


Nah,  bagaimana menurut kalian ?




Article from blog.korea.net (blog.korea.net)

By Jon Dunbar
Source : e newsWorld

( Legenda) Menara kakak laki-laki dan adik perempuan


Gunung Gyeryong
Di dalam gunung Gyeryong, seorang biksu sedang bertapa. Pada suatu malam hari, dia mendengar seekor macan besar mengaum dalam perjalanannya pulang. Namun, suara aum itu terdengar menyedihkan dan rasanya sang macan itu sedang meminta pertolongan. Walau takut, tetapi dia menghampiri tempat dimana suara aum macan itu terdengar. 
Di sana ada seekor macan sedang mengaum-ngaum kesakitan, karena sebuah jepitan rambut sanggul wanita tertancap dalam tenggorokannya. Biksu berupaya mencopotnya dan menasihati jangan mengorbankan manusia lagi. 
Beberapa hari kemudian, seketika biksu sedang bertapa di candi, dia terdengar lagi suara aum macan. Dia segera keluar dari candi, lalu tampak seorang wanita pingsan di depan candinya. Biksu membawa wanita itu ke dalam dan merawatnya. Setelah itu, sang biksu keluar dan memarahi sang macan yang sedang menunggu di halaman candi mengapa ia berbuat jahat lagi. 
Tak lama ketika wanita itu bangun dan menjelaskan bahwa dia seorang putri orang kaya di daerah Sangju dan pada upacara pernikahannya, dia diserang macan, lalu dibawa ke candi itu. Ditambahnya, dia menganggap kejadian itu adalah wahyu Tuhan dan ingin bersuamikan biksu itu. 

Namun, sang biksu menolaknya, karena dia sedang bertapa sebagai seorang biksu Buddha dan mendesak wanita itu untuk pulang ke rumahnya. Selama beberapa hari, wanita itu mencoba menyakinkannya tapi gagal. 
Akhirnya, dia memutuskan akan menjadi seorang biksu dan menjalin hubungan sebagai kakak dan adik. Kedua orang biksu itu mulai membangun menara masing-masing sambil bertapa. Setelah kedua menara itu selesai dibangun, mereka berdua meninggal dunia bersama-sama.

Infromasi Wisata
Kedua menara itu terletak di lereng gunung Gyeryong di belakang kuil Donghaksa. Di antaranya, menara yang tinggi dibangun oleh biksu kakak dan menara yang rendah dibangun oleh biksu adik perempuannya. Sebab itu, kedua menara itu dipanggil menara kakak laki-laki dan adik perempuan. Kuil Donghask yang berlokasi di kota Gong-ju, Provinsi Chungcheong Selatan itu terkenal karena memiliki pemandangan indah dengan mekarnya bunga Cherry pada musim Semi.


Source : kbs world

Selasa, 27 Maret 2012

Asal Muasal Celemek Haengjuchima


Pada masa pemerintahan Raja Seonjo, Jenderal Kweon Yul melawan invasi tentara Jepang. Setelah dia mengalahkan tentara Jepang di kabupaten Geumsan pada tahun 1592, dia memindahkan perkemahan tentaranya ke benteng Haengjusanseong untuk mengembalikan ibukota pada tahun 1593. Dia mengumpulkan sekitar 10.000 pasukan tentara di benteng Haengjusanseong ini dan mempersiapkan diri untuk berperang dengan pasukan tentara Jepang. Di bawah pimpinan Jenderal Kweon Yul itu, para prajurit membuat bermacam-macam senjata khusus dan memperkuat benteng tersebut.
Sementara, pasukan tentara Jepang memiliki kekuatan luar biasa dan bersemangat tinggi, karena baru menang dari peperangan Byeokjeagwan. Pasukan tentara Jepang yang berjumlah 30-an ribu orang itu mengepung benteng berkali-kali, lalu menyerang 7 kali dalam sehari dengan keras. Pasukan tentara yang dipimpin Kweon Yul pun melakukan perlawanan dengan keras. Namun menjelang akhir peperangan, mereka kekurangan anak panah dan peluru. Dengan mengetahui keadaan seperti itu, pasukan tentera musuh terus lebih aktif melakukan penyerangan. Mereka mulai memanjat benteng dan oasukan tentara Kweon Yul menghalanginya dengan melempar batu dan menumpahkan air panas.

Pada saat itu, seorang ibu memandang kejadian itu dengan cemas. Kemudian akhirnya menyahut "Mari kita tolong mereka!" Ibu-ibu lain menyetujuinya dan mencari hal yang bisa mereka lakukan. Salah seorang ibu menyarankan bahwa ibu-ibu mendidihkan air dan mengantarkannya bersama dengan batu kepada pasukan tentara. Untuk mengantarkan batu-batu, mereka mengenakan lagi satu rok yang sengaja dipotong dengan pendek di atas rok panjang yang sudah dikenakannya. 
Disamping itu, mereka melemparkan potongan kain dari rok mereka itu ke arah musuh supaya mengganggu penglihatan mereka. Upaya itu mengacaukan suasana pasukan tentara musuh. Dengan demikian, peperangan itu dapat berakhir dengan cepat dan akhirnya, pasukan tentara Jepang menyerahkan diri dalam serangan terakhir dengan mengalami kerugian besar. Rok yang dipendekkan oleh ibu-ibu untuk mengantarkan batu-batu itu disebut Haengjuchima dengan arti, rok yang dipakai dalam peperangan di Hangjusanseong. 
Haengjuchima itu menjadi salah satu istilah untuk celemek dalam bahasa Korea selain Apchima.

Infromasi Wisata
Benteng Haengjusanseong yang terletak di kota Goyang, provinsi Gyeonggi. Daratan Korea terdiri atas banyak hamparan gunung, sehingga terdapat juga banyak benteng. Benteng yang dibangun di sepanjang punggung gunung itu pada zaman dahulu dimanfaatkan untuk melemahkan daya serangan musuh dan sekaligus menjadi tempat pemukiman rakyat pada saat peperangan.

Peperangan yang terjadi di benteng Haengjusanseong itu disebut Haengjudaecheop dan termasuk dalam 3 peperangan besar dalam invasi Jepang pada zaman kerajaan Joseon. Haengjusanseong cukup dekat dari Seoul dan dapat dicapai dengan kereta listrik bawah tanah jaluar 3.



Source : kbs world

Ahn Hyang-yeon



Nilai kecantikan dapat berbeda-beda menurut orang dan zaman. Tetapi, satu hal yang tidak akan berubah adalah bahwa perempuan bisa berbuat apa saja demi menjadi cantik. 
 
Masyarakat kuno Korea sering mengatakan bahwa wanita cantik tidak panjang umur. Ini artinya bahwa kecantikan sering tidak sesuai dengan keberuntungan. Dalam perjalanan sejarah, terdapat banyak kisah tentang wanita cantik yang menderita gara-gara kecantikannya. Ada seorang wanita yang cantik dalam bidang Pansori Korea.
Penyanyi master Ahn Hyang-yeon (안향연) menikmati masa kejayaannya pada tahun 1970-an, lalu meninggal usia muda pada awal tahun 1980-an. Dia lahir di Gwangsan, Provinsi Jeolla Selatan pada tahun 1944. Ayahnya Ahn Gi-seon adalah seorang guru nyanyian Sori yang terkenal pada saat itu. Berkat ayahnya, dia bisa belajar Sori sejak usia dini.

Pada tahun 1960, dia menjadi seorang murid penyanyi master Chung Eung-min yang terkenal dengan Sori Boseong dan dia mengembangkan ketrampilan bernyanyi Sorinya. Pada masa awal, Ahn Hyang-yeon belajar bernyanyi Sori dari penyanyi pria di daerah. Seorang penyanyi master wanita Kim So-hui terpesona akan suara khas Ahn, lalu menawarkannya untuk menjadi muridnya. Dengan demikian, Ahn Hyang-yeon pindah ke Seoul dan memperoleh ketrampilan dan teknik bernyanyi sebagai penyanyi Sori wanita. Bersamanya dia dapat memahami aliran Pansori modern juga.

Pada umumnya, orang-orang berpikir seorang penyanyi Pansori atau nyanyian narasi tradisional Korea bersuara serak. Beberapa cerita tentang penyanyi Pansori menjelaskan bagaimana seseorang harus berlatih bernyanyi sampai sebatas meludah dengan darah untuk menjadi seorang penyanyi Pansori. Tetapi, suara penyanyi Ahan Hyang-yeon memecahkan prasangka kebanyakan orang tentang penyanyi Pansori. Suaranya merdu dan jelas. Selain itu, dia berparas cantik. Oleh karena itu, dia berperan sebagai tokoh utama dalam opera tradisional Korea yang disebut Changgeuk yang disiarkan dalam televisi pada tahun 1970-an. Pada tahun 1981, Ahn Hyang-yeon merupakan penyanyi Sori yang paling banyak dicari oleh stasiun penyiaran bersama dengan penyanyi Sori Cho Sang-hyeon.

Tetapi pada usia 30-an, Ahn melakukan bunuh diri. Meskipun ada berbagai spekulasi mengapa dia mengakhiri hidupnya sendiri, nampaknya dia tidak tahan menyaksikan posisi musik tradisional menurun dalam penyiaran dan peranan musisi klasik makin hari makin berkurang. Melalui kehidupan Ahn Hyang-yeon ini, kita bisa menduga kesulitan yang dialami oleh musisi klasik Korea pada masa lalu.



Source : KBS world

Kamis, 22 Maret 2012

Lebih Dekat Melihat Interior SM Entertainment

A Closer Look at SM Entertainment's Interior

KantorBagian dalam tiga perusahaan besar hiburan '(SM, JYP dan YG Entertainment telah mengumpulkan banyak perhatian baru-baru ini ketika kantor-kantor ini terungkap pada SBS "Star K-Pop."

Menanggapi perhatian besar dan popularitas, distrik Kangnam di Seoul baru-baru ini mengumumkan bahwa rencana sedang dilakukan untuk menciptakan daya tarik wisata di sekitar lingkungan
tiga perusahaan hiburan teratas di Korea , SM, JYP dan YG Entertainment pada bulan Mei 2012, dan menyebutnya ebagai "Hallyu Belt. "

Berikut ini mari melihat lebih dekat pada dua
gedung perkantoran SM  Entertainment :

Bangunan pertama (
Mabes SM ) terletak di lingkungan Apku Jung, salah satu lingkungan yang paling kaya di Korea. Kantor ini terletak di sebelah Galleria Department Store terkenal , di mana Anda bisa melihat banyak selebriti. Pendiri dan Ketua SM, Lee Soo Man adalah pemilik properti ini,bernilai sekitar $ 36 Juta USD. Semua isi SM diproduksi di sini. Ada empat studio rekaman dan tiga studio tari, dengan kantor sang pendiri terletak di lantai tiga.
 



Gedung baru SM yang kedua  (direnovasi dan pindah pada bulan November 2010) terletak di Chungdam dong, dengan dua tingkat bawah tanah dan delapan tingkat di atas tanah. Lobinya didekorasi dengan gaya modern dan chic dengan layar LED yang sangat besar. Lantai atas ditetapkan sebagai The "Sky Lounge," yang muncul dalam "Sky Lounge." "Bintang K-Pop," memiliki pandangan Kang Han (Han River) melalui dinding kaca tersebut. Hal ini juga mempekerjakan barista penuh waktu yang melayani kopi dan kue kering lainnya atas biaya perusahaan.

Kecuali untuk lobi dan lantai 8, sisa bangunan ini didedikasikan sebagai ruang kantor yang merupakan tempat Buisness Global, Pemasaran, Pemasaran Luar Negeri, dan departemen lain.


 




Source : Soompi

Kim Juk-pa, master di bidang musik Sanjo


Kim Juk-pa adalah seorang pemain master di bidang musik Sanjo yang diciptakan oleh Kim Chang-jo sekitar 100 tahun yang lalu.

Pemain master Sanjo ini mempelajari matra musik tradisional dari kakeknya, Kim Chang-jo sejak berusia 7 tahun. Akan tetapi, ayah Kim Juk-pa tidak menyukai anaknya belajar Gayageum, karena pada zaman itu, perempuan tidak disambut untuk melakukan kegiatan secara aktif dalam masyarakat. Maka, setelah kakeknya meninggal, neneknya mengirim Kim Juk-pa ke keluarga lain sebagai anak angkat supaya dia bisa mendapatkan pelajaran musik selanjutnya.

Dengan demikian, Kim Juk-pa mempelajari Sanjo dengan bimbingan master Han Seong-gi yang merupakan murid kakeknya. Mulai usia 14 tahun, dia masuk sebuah rombongan seni bernama 'Hyeoryulsa' dan melakukan pertunjukan Gayageum-Sanjo, Byeongchang dan Jabga.

Setelah itu, dia hijrah ke Seoul dan mengibarkan namanya sebagai pemain musik tradisional yang paling terkenal saat itu. Selain itu Kim Juk-pa juga mendaftarkan diri di sebuah serikat penghibur wanita 'Joseon Gwonbeon' dan belajar berbagai keterampilan kesenian, termasuk Pansori, Seungmu, geomungo dan banyak lagi.

Tapi pada awal 20-an tahun, dia menikah dan berhenti melakukan kegiatan seni di luar. Mulai usianya akhir 30-an tahun, dia mengajari kaum ibu rumah tangga bermain Gayageum. Kursus pelajaran Gayageum itu mulai terkenal sampai dia mengajari profesor-profesor dan pemain Gayageum profesional. Melalui kesempatan itu, Kim Juk-pa mulai melanjutkan kegiatan seninya.

Pada bulan Januari 1978, Kim Juk-pa Ryu Gayageum-Sanjo ditentukan sebagai Aset Budaya Tak Berwujud Penting No 23. Dan pemain master Kim Juk-pa meninggal pada tahun 1989 dengan usia 79 tahun.
Dalam masa hidupnya, dia sering mengutip nasihat kakeknya, 'Gayageum tidak boleh dimainkan dengan ketrampilan pemain tetapi dengan jiwanya.'



Source Kbsworld

Senin, 19 Maret 2012

Poster Internasional ‘The Thieves’ Diungkapkan




Kim Yoon Suk, Kim Hye Soo, Lee Jung Jae, Jun Ji Hyun, Kim Soo Hyun ...

Bintang yang bertabur yang sulit untuk menemukan semua bersama-sama dalam satu film. Poster internasional untuk film Sutradara Dong Hoon, ‘The Thieves‘ diresmikan,

Pada tanggal 19 Maret, produksi perusahaan, Showbox, mengungkapkan poster '‘The Thieves‘ pada halaman Facebook mereka. Kim Yoon Suk terlihat memimpin kelompok dari 9 orang ketika mereka berjalan di lorong. Yang paling banyak menarik perhatian netizens adalah  lengan kencang Kim Soo Hyun, yang baru saja dilihat popularitasnya melambung melalui drama, ‘The Moon that Embraces the Sun.’

 
Netizens berkomentar, "Melihat poster ini membuat saya bersemangat. Saya harus menonton film ini "," Saya berharap musim panas  datang segera ", dan" Para pemain film ini adalah luar biasa ",

‘The Thieves’ adalah tentang sekitar 5 pencuri profesional Korea yang belum pernah melakukan kesalahan. Mereka dipanggil oleh bos mereka sebelumnya, Macau Park yang memiliki tawaran manis. Jadi mereka, bersama dengan 4 pencuri dari China, malakukan perjalanan ke sebuah kasino di Makau untuk mencuri berlian langka yang benama ‘the tear of the sun.’ . film ini dijadwalkan untuk dirilis dimusim panas .



Source: Sports Donga
allkpop

Sabtu, 17 Maret 2012

Seoul Plaza Ditata Ulang Menjelang Musim Semi

 

Pejabat kota Seoul mengganti rumput untuk musim semi mendatang di Seoul Plaza di depan Balai Kota, Hari Rabu kemarin.






Source : world.kbs.co.kr
Image : Yonhap news

Jumat, 16 Maret 2012

Loyalis Park Je-sang



Teladan Sebagai Loyalis

Para sarjana atau ilmuwan pada masa lalu berupaya untuk mengibarkan namanya dengan menimba ilmu dan memimpin rakyat. Namun, menjadi loyalis sejati tidak begitu mudah dilaksanakan, karena tidak boleh ragu-ragu memberikan ungkapan yang benar kepada raja dan kadang-kadang harus menyerahkan jiwanya. Namun, ada seorang loyalis sejati yang rela menyerahkan jiwanya di era kerajaan Shilla.

 Menuju Ke Negara Musuh

Menurut biografi Park Je-sang dari buku sejarah 'Samguksagi', Park Je-sang yang lahir pada tahun 363 adalah keturunan dari pendiri Shilla Park Hyeokgeose dan juga keturunan dari raja ke-5 dari Shilla. Sejak masih kecil, Park Je-sang sangat pintar dan gagah. Saat dia memenuhi tugasnya sebagai pejabat negara di pemerintah daerah, dia disuruh oleh raja Nulji untuk masuk ke istana.

Pada waktu itu, raja Nulji merasa cemas akibat dua orang adik yang menjadi tawanan di negara musuh. Sebenarnya, ada kebiasaan di Shilla dimana mengirimkan anggota keluarga raja ke negara musuh untuk mencegah serangan dari negara kuat. Ayah dari raja Nulji, yaitu raja Naemul juga mengirimkan adik sepupunya bernama Shilseong ke Goguryeo, maka Shilseong tinggal di sana selama 10 tahun, sampai dia naik tahta menjadi raja pada tahun 401 sebagai pengganti putra mahkota yang masih kecil yang nantinya merupakan raja Nulji. Setelah Shilseong menjadi raja, dia juga mengirimkan dua putra dari raja Naemul ke negara lain, yaitu Misaheun ke Jepang dan Bokho ke Goguryeo untuk melakukan tindakan balasan kepada raja Naemul yang mengirimkan dia ke Goguryeo sebagai tawanan. Akibatnya, raja Nulji merasa cemas terhadap peristiwa itu, maka dia melakukan curhat kepada Park Je-sang. Setelah mendengarkan kecemasan dari raja, Park Je-sang langsung menuju Goguryeo, walaupun tidak ada perintah raja.

Menyelamatkan Bokho Dan Misaheun

Park Je-sang yang menghadapi raja Jangsu di Goguryeo pada tahun 418 bernegosiasi dengan bijaksana, sehingga berhasil membawa adik raja Nulji, yaitu Bokho ke Shilla. Setelah itu, dia langsung bertolak ke Jepang untuk menyelamatkan Misaheun, namun Jepang bukanlah negara mudah untuk dibujuk seperti halnya Goguryeo. Oleh karena itu, Park Je-sang sengaja memohon kepada raja Nulji untuk menyebarkan desas-desus bahwa 'Park Je-sang melarikan diri ke Jepang dengan mengkhianati Shilla'. Akhirnya, Park Je-sang berhasil memperoleh kepercayaan dari raja Jepang.

Pada waktu itu, Jepang siap untuk menyerang Shilla terlebih dahulu. Sehingga, Jepang ingin memanfaatkan Park Je-sang sebagai pelaku utama untuk menyerang Shilla. Di tengah-tengah kekacauan Jepang yang siap untuk berperang, Park Je-sang mengungkapkan jati dirinya untuk Misaheun, yang telah disandera selama 30 tahun sejak berusia sepuluh tahun, dan membantunya melarikan diri ke Silla dalam kabut.

Saya Bawahan Dari Shilla

Di depan raja Jepang yang marah, dia mengatakan, "Saya adalah orang Shilla dan datang ke Jepang untuk menyelamatkan putra demi raja saya. Tugas saya telah selesai, maka bunuhlah saya.' Penampilannya malah membuat raja Jepang terharu, sehingga raja Jepang minta kepada Park Je-sang untuk menjadi bawahannya. Namun, Park Je-sang menolak dan akhirnya dieksekusi.

Raja Nulji yang mendengarkan hal tersebut memberikan jabatan tinggi kepada Park Je-sang dan menjadikan putri kedua dari Park Je-sang sebagai isteri Misaheun. Namun, isteri dan 3 putri lain dari Park Je-sang meneteskan air mata di bukit Chisulryeong dengan memandang ke arah Jepang. Setelah itu, katanya 3 putri itu terbang dengan menjadi burung, dan isteri menjadi batu di lokasi itu. Park Je-sang memiliki kesetiaan untuk tanah airnya dan isterinya membatu, karena dia menunggu sang suami yang tidak kembali ke sisinya. Mereka semua menunjukkan kesetiaan konsisten.
 


Source : kbs world

Kamis, 15 Maret 2012

Now Hiring: Full-Time Assistant Editor


We are currently looking for a full time assistant editor to work M-F during the hours of 2am – 10am Eastern Standard Time.

Due to the hours, the ideal candidate should be from the Asia-Pacific region, unless of course you are a night owl.

For full details, please visit the job posting here!

Rabu, 14 Maret 2012

Kisah Seobangso dan Gaksiso.


Jeollabuk SK.png
Peta kabupaten Jangsu, provinsi Jeolla (warna merah)


Di desa Janghyun tinggallah seorang janda bersama dengan seorang anak laki-lakinya. Meskipun masih kecil, tapi anaknya beristrikan seorang gadisi dari desa lain. Si janda yang menyayangi dan bergantung pada anaknya yang kecil itu merasa benci pada menantunya yang sudah dewasa, lalu berbuat kejam kepadanya. Namun si menantu berupaya bertahan terhadap perbuatan ibu mertuanya dengan berharap si suaminya yang masih kecil itu segera tumbuh besar dan menjadi orang dewasa.
 Namun demikian, suatu hari si menantu membohongi anaknya bahwa si istrinya berbuat selingkuh. Suami yang mempercayai perkataan ibunya marah dan akhirnya memukuli istrinya. Si istri yang merasa kecewa karena suami yang menjadi harapan baginya pun tidak mempercayainya dan memukulinya. Si istri menuju tebing yang curam lalu menerjunkan dirinya ke dalam kolam air yang dalam.

Sampai saat itu, si suami yang masih kecil itu tidak menyadari apa yang terjadi. Setelah menjadi dewasa, si suami sempat mendengar tentang istrinya dari warga penduduk sedesa. Si istri almarhuma adalah orang yang baik, sabar dan setia. Dia diperlakukan mertua dengan kecam. 
Setelah mengetahui segala sesuatu, si suami mulai menyesal atas perbuatannya sendiri dan sering ke tebing itu dimana istrinya menjatuhkan diri pada setiap masa lapang. 
Pada suatu hari akhirnya, si suami juga menjatuhkan diri ke dalam kolam air dan meninggal dunia. Tempat dimana si istri mati disebut Gaksiso atau genangan istri dan tempat dimana si suami mati disebut Seobangso atau genangan suami. 
Mulai tahun berikutnya, sebuah bunga yang tak terkenal namanya berkembang di sekitar genangan tersebut dan orang-orang menyebutnya sebagai bunga Gaksi. Namun sekarang, bunga itu tidak berkembang lagi.


Infromasi Wisata
Genangan yang memiliki kisah menyedihkan ini terletak di desa Janghyun, kecamatan Geabuk, kabupaten Jangsu, provinsi Jeolla. Di bawah tebing bernama Pungyokdae di desa Janghyun, ada sebuah batu besar bernama Yeonggwidae. Air yang mengalir di sekitarnya membentuk genangan air dan batu besar itu membagi genangan itu menjadi dua. Genangan di sebelah kanan disebut Seobangso dan genangan di sebelah kiri disebut Gaksiso.


Source : kbs world

Chung Min-a



 
Hanya beberapa tahun yang lalu saja di Korea, musisi tradisional tidak merasa bangga akan profesinya sendiri. Setelah hilangnya kaum sarjana yang menikmati musik tradisional akibat perubahan sistem pemerintah sejak penjajahan Jepang, musik tradisional itu dianggap sebagai musik yang dimainkan oleh hanya kaum penghibur wanita dan pengembara saja. Bahkan, pecahnya Perang Korea setelah negara Korea memperoleh kemerdekaannya mengakibatkan masyarakat Korea jatuh miskin dan mereka bergantung pada dukungan negara Barat.

Dalam keadaan seperti itu, masyarakat Korea beranggapan bahwa segala sesuatu dari Barat adalah hal yang unggul tanpa syarat, sementara tradisinya sendiri tidak diindahkan. Di tengah suasana sosial itu, Gugak atau musik tradisional Korea, juga dipandang rendah. Meskipun pihak pemerintah berupaya untuk melestarikan musik tradisional dengan membuat sistem yang menetapkan warisan budaya tak berwujud dan menawarkan dukungan keuangan untuk siswa berbakat, tampaknya masih sulit untuk menarik perhatian masyarakat terhadapnya.

Namun, setelah keadaan politik dan ekonomi negara menjadi stabil, masyarakat mulai menunjukkan minatnya akan tradisi bangsanya. Dalam beberapa tahun terakhir ini, masyarakat juga sudah mulai mengakui nilai Gugak. Sehubungan dengan itu, musisi muda juga mulai memainkan peran penting dalam membawakan musik tradisional kepada masyarakat lebih dekat.

Bar-bar di sekitar kawasan Universitas Hongik di Seoul populer dengan pertunjukan band-band Indie dan banyak karya musik sering dievaluasi oleh publik di kawasan tersebut. Sampai beberapa tahun yang lalu, daerah itu tidak ada hubungannya dengan pemain musik tradisional. Namun, Chung Min-a bermain Gayageum sambil menyanyikan lagu dari berbagai genre, baik lagu rakyat tradisional maupun lagu pop di tempat itu. Dengan demikian, dia mulai menarik perhatian publik.

Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Gugak Nasional yang disponsori pemerintah, Chung Min-a masuk Universitas Hanyang. Dia berhasil lulus program S1 dengan dibiayai melalui pekerjaan sampingan. Tapi, dia tidak bisa menyelesaikan program studi S2 di Universitas Perempuan Sookmyung, karena tidak mempunyai waktu cukup untuk mencari uang selama bekerja sebagai asisten profesor. Akhirnya, dia harus menghentikan studinya dan melakukan pekerjaan dan aktivitas musik secara serentak. Suatu saat, dia bahkan menjual nasi untuk mencari nafkah. Orang-orang yang mendengarkan permainannya tidak hanya mengalami sentimen dari musik, tetapi juga gairah dan vitalitas musisi darinya.

Sekarang ini, Chung Min-a berkonsentrasi pada musik. Dia telah merilis beberapa album. Chung Min-a ini lebih dikenal oleh publik sebagai musisi pop yang memainkan genre musik yang unik, bukan sebagai musisi klasik Korea.


Source : kbs world

Minggu, 11 Maret 2012

Jepang Bilang : Kami Akan Membunuh Kim Tae Hee Bila Datang Ke Jepang !"


Tingkat serangan terhadap pengasingan Kim Tae-hee dari Jepang mengejutkan.

SBS "We Want To Know" menayangkan dengan tema, "Siapa yang mengusir Kim Tae-hee?" pada tanggal 10 bulan ini.

Sesi tanda tangan Kim Tae-hee  dibatalkan baru-baru ini di Jepang. Sayap kanan di Jepang melakukan mogok terhadap perusahaan farmasi yang mempekerjakan dia sebagai model bagi perusahaan.

Para sayap kanan Jepang berteriak, " Aktris
Anti-Jepang Kim Tae-hee tidak harus datang ke Jepang!", "Batalkan kontrak model nya!", "Anti-Jepang tidak boleh aktif di Jepang!" dan beberapa bahkan mengatakan, "Kami akan membunuhnya jika dia datang!".
Mereka mengambil soal partisipasi Kim Tae-hee dalam hal Dokdo di Swiss dengan kakaknya pada tahun 2005 sebagai masalah di tangan. Agennya menyatakan, "Gerakan sayap kanan telah menjadi lebih agresif dengan tujuan ingin membalik ketidakstabilan bangsa setelah kecelakaan nuklir".


Source : news.nate.com/view/20... ( Korean )
allkpop

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More